Situs ini menggunakan cookies. Dengan melanjutkan penelusuran di situs ini Anda setuju dengan penggunaan cookies kami, Anda juga dapat mengelola preferensi. 
X Cari tahu selengkapnya

ZOWIE S Series Mouse Gaming Ulasan by Pemmz Channel

S series  /   2019-12-16

Review BENQ ZOWIE S1 & S2: Mouse Gaming eSport Ambidextrous Terbaik

Sebagai e-sports antusias ataupun gamers, tentu saja kita tidak akan asing dengan brand yang satu ini. Muncul pertama kali pada 10 Desember 2008, Zowie merupakan suatu brand gaming gear ternama yang berdedikasi untuk merilis gaming gear untuk e-Sports. Ketika itu, Zowie telah merilis mouse-mouse yang menjadi cikal bakal produk mereka yang sekarang seperti Zowie Mico, AM (ambidextrous mouse) dan produk mereka yang lain. Sayangnya, nama Zowie kurang terkenal pada masa itu. Nama-nama brand seperti Steelseries/Logitech lagi mencuat tinggi karena banyak team e-Sports pada masa itu telah memegang brand-brand tersebut sebagai sponsor.

Pada tanggal 10 Desember 2015, Zowie telah diakuisisi oleh BenQ yang merupakan brand terbesar di Asia untuk cabang peralatan elektronik. Setelah itu, nama Zowie langsung mencuat di komunitas e-Sports dan menjadi salah satu brand yang meriliskan mouse gaming terbaik.

Nowadays, Zowie menjadi standar pro players dalam memilih mouse terutama untuk genre FPS seperti CS:GO, Rainbow Six, Quake Champion dan game lainnya. Zowie selalu merilis produk mouse untuk opsi tangan dan grip yang berbeda-beda, entah itu untuk pengguna tangan kanan/kiri ataupun untuk pengguna grip palm/claw/fingertip. Seperti contoh: Zowie EC series untuk pengguna tangan kanan atau gamers yang ingin mouse yang ergonomic dan Zowie FK dan ZA untuk pengguna tangan kiri dan kanan atau gamers yang ingin mouse yang ambidextrous.

Namun tidak sampai situ, tahun ini Zowie telah merilis lini seri mouse terbaru yaitu S(standard) series yang mempunyai ciri khas ambidextrous dengan spesifikasi yang lebih ok dibanding pendahulunya. Dan kini, Pemmz dapat kesempatan untuk mereview mouse S-series tersebut.

Penasaran bagaimana performa dan kualitasnya? langsung saja kita mulai, cekidot!

Packaging

zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series

Untuk packaging, tidak ada yang wah seperti mouse Zowie pada umumnya. Zowie S1 dan S2 hanya dibekali dengan User Guide, Kartu Garansi, Stiker Logo dan juga Glide CadanganGlide yang berikan Zowie disini tidak seperti seri EC2-B yang sangat kecil dan mempunyai karakter yang licin, tapi cenderung seperti glide pada seri mouse sebelumnya yaitu EC2-A, FK dan ZA yang mempunyai Glide yang lebih besar dan mempunyai karakter yang lebih keset.

Build Quality

zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series

Secara build qualityZowie S1 dan S2 sangat solid dan tidak kopong sama sekali. Ketika penulis melakukan uji coba akan quality, mouse tersebut sama seperti seri Zowie lainnya entah itu EC, ZA ataupun FK. Ketika digoyangkan, mouse ini tidak berbunyi sama sekali (rattle). Mouse ini pun mempunyai berat yang seimbang antara sisi atas, bawah, kiri dan kanan mouse, sehingga mouse ini tetap stabil dan tidak berat sebelah seperti beberapa mouse gaming lainnya.

Sayangnya, Zowie masih menaruh ciri khas scroll wheel optical mereka yang cukup berisik. Hal tersebut mungkin bisa jadi toleransi mengingat scroll wheel Zowie sangat konsisten dan tidak akan error sama sekali terutama untuk game-game yang menggunakan scroll seperti FPS untuk menganti-ganti senjata. Tapi point plus yang perlu diperhatikan adalah scroll Zowie S1 dan S2 yang berwarna hitam, beberapa kasus mengatakan bahwa mouse Zowie yang menggunakan scroll warna putih akan cepat menguning seperti pada kasus EC-2B.

Untuk bahan kabel, Zowie S1 dan S2 masih menggunakan bahan yang sama yaitu soft rubber yang elastis dan tidak mudah terbelit. Hal yang cukup unik disini ialah manejemen kabel yang berbeda dari seri lainnya. Penempatan kabel pada mouse ini cenderung lebih tinggi dibandingkan seri sebelumnya yang jauh lebih rendah, sehingga apabila mouse menggunakan mouse bungee, kabel tidak akan terkena mousepad sama sekali.

Dan yang terakhir untuk coating, Zowie S1 dan S2 menggunakan coating matte yang baik, sehingga tangan kita tidak akan tergelincir apabila kita menggunakan mouse ini dalam tempo yang cepat. Mungkin belajar dari sebelumnya, Zowie mendengar saran-saran komunitas ataupun antusias e-Sports yang mengeluhkan Zowie S1/S2 Divina menggunakan coating Glossy yang cenderung licin dan sangat menganggu untuk gamers yang cepat keringatan.

 

Design

zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series

Secara design, mouse ini tidak terlalu wah, sangat minimalis dengan logo Zowie dibagian belakang dan tanpa RGB sama sekali. Jadi untuk gamers yang ingin mencari mouse RGB mungkin Zowie bukan jadi pilihan tepat kalian.

Untuk bentuk, Zowie S1 dan S2 termasuk mouse ambidextrous. Jadi bagian kiri dan kanan mempunyai sisi yang sama persis, namun mouse ini hanya mempunyai 2 side button di bagian kiri. Mungkin saja, mouse ini hanya ditargetkan untuk gamers yang menggunakan tangan kanan saja.

Pada bagian belakang mouse, Zowie S1 dan S2 cenderung lebih bulat dibandingkan seri FK dan ZA yang cenderung lebih lancip. Perubahan tersebut tentu saja akan sangat membantu bagian bawah pergelangan tangan kalian agar tidak stuck pada belakang mouse. Oleh karena itu, S1 dan S2 cenderung lebih tinggi dibandingkan untuk seri FK dan jauh lebih pendek dibandingkan ZA, tapi mempunyai panjang yang lebih pendek jika dibandingkan dengan FK dan ZA.

Dan untuk berat, Zowie S1 dan S2 memiliki berat yang pas (tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat) dengan 87 g dan 82 g jika dihitung tanpa kabel.

Sebagai referensi, saya mungkin lebih memilih S2 dibanding S1 yang cenderung punya panjang yang lebih pendek dan berat yang lebih ringan dari S1 karena saya mempunyai ukuran tangan 18×9.5 cm dengan tipe grip fingertip dan jauh lebih memilih mouse kecil yang cenderung ringan.

Dan menurut saya pribadi, mouse ini cukup pas untuk ukuran tangan standar beberapa orang yang pernah saya survei yakni 18×9 cm. Tapi jika di klasifikasi mouse mana untuk setiap grip, mungkin saya akan memilih mouse palm untuk S2 karena mouse jauh lebih panjang, mouse claw untuk S1 karena dimensi mouse yang jauh lebih lebar dan mouse fingertip untuk keduanya.

Untuk detail ukuran, mungkin bisa lihat pada list dibawah ini:
S1 Size: 126 mm x 61 mm x 39 mm (pxlxt)
S1 Size (inches): 4.96″ x 2.4″ x 1.54″
S2 Size: 122 mm x 59 mm x 38 mm (pxlxt)
S2 Size (inches): 4.8″ x 2.32″ x 1.5″
S1 Weight: 87 g (3.1 oz) without cable
S2 Weight: 82 g (2.9 oz) without cable
Cable: 2 m, non-braided

 

 

 

Performa

zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series

Secara performa, kedua mouse ini menggunakan sensor PixArt PMW3360 yang sudah digunakan pada mouse-mouse high-end lainnya. Berbeda dibandingkan mouse seri FK dan ZA yang masih menggunakan sensor PMW3310. Mouse ini termasuk driverless yang berarti kita tidak dapat mensetting tombol macro pada mouse ini. Namun, untuk custom dpi dan polling rate kita dapat mengubah settingan tersebut lewat tombol yang ada di dekat glide dengan settingan default mouse Zowie yaitu:

dpi: 400(merah)/800(ungu)/1600(biru)/3200 dpi(hijau)
polling rate: 125/500/1000 Hz

Penulis sudah mencoba di game DOTA dan CSGO dan tidak menemukan beberapa masalah di dalamnya, beberapa settingan yang penulis gunakan untuk testing game sebagai berikut:

CSGO

Resolusi: 1280×960 – setting rata kanan, full-screen dan black bar (144hz)
Settingan mouse: 1000 hz, 800 dpi, mouse sens in-game 2, mouse windows 6/11

DOTA

Resolusi: full-screen, rata kanan (144 hz)
Settingan mouse: 1000 hz, 800 dpi, mouse windows 6/11

 

 

Saat dicoba pada game CSGO, kedua mouse ini dapat menangkap gerakan cepat dengan sangat baik. Penulis dapat flick dengan sangat mudah tanpa perlu khawatir sensor mouse jadi muter kemana-mana dan ketika settingan diubah menjadi 400 dpi+500 hz dan mouse sens 1.5, mouse pun tetap stabil dan dapat menangkap gerakan cepat, terutama ketika penulis menggunakan AWP.

Untuk DOTA, tidak ada masalah sama sekali. Ketika dituntut untuk menggunakan hero-hero sulit yang mengandalkan tangan cepat seperti Invoker dan Meepo. Kedua mouse ini berjalan dengan baik-baik saja, mouse ini cukup responsif dalam setiap gerakan. Namun, penulis tidak menyarankan untuk membeli mouse ini hanya untuk bermain dota saja karena akan terlihat “mubazir”.

Setelah berbicara perfoma pada sensor, kita lanjut berbicara tentang performa mouse switch.

Masih sama seperti seri lainnya, kedua mouse ini masih menggunakan Huano Blue Switch yang mampu bertahan hingga 20 juta klik. Ketika dicoba in-game, mouse ini mempunyai klik yang sangat konsisten. Penulis tidak dapat merasakan missclick sama sekali pada setiap button. Tapi, mungkin mouse ini tidak akan cocok untuk kalian yang ingin mouse dengan mouseclick yang keras.

Harga

zowie mouse gaming s series
zowie mouse gaming s series

Untuk semua fitur yang ditawarkan, Zowie S1 dan S2 dibanderol dengan harga Rp 1.255.000

 

Baca lengkap review disini: https://benqurl.biz/2PPf056

ZOWIE Mouse Gaming S Series dengan harga Rp1.255.000

Beli di sini:
S1 Mouse: https://benqurl.biz/2YcYFK5
S2 Mouse: https://benqurl.biz/2lXd25X

Situs web ini paling baik ditampilkan menggunakan Internet Explorer 11, Chrome, Firefox, Safari dan versi browser yang lebih baru lainnya.